DRAMA GOBLIN: REMAJA MEMBUTUHKAN MOTIVASI UNTUK MENEMUKAN JATI DIRI | DRAMAFEVER.COM
Gambar diambil dari: http://www.dramafever.com

Judul: The Guardian: The Lonely and Great God / Goblin
Tahun: 2016
Produksi: tvN
Sutradara: Lee Eung Bok
Pemain: Yoo Gong, Go-Eun Kim, Dong-Wook, Sung-Jae Yo, In-Na Yoo

 

TENTANG PENULIS
Fcebook: Kartika Putri
Instagram: kartikaputri942
Siswi Kelas 3 SMPN 1 Sulang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah

The Guardian: The Lonely and Great God (2016) atau lebih dikenal dengan judul “Goblin” merupakan drama Korea yang banyak digemari remaja di Indonesia. Di negeri asalnya, drama ini mencetak rekor baru sebagai drama dengan rating tertinggi yang disiarkan oleh tv kabel. Dengan cerita yang unik dan segar, membuat Goblin diterima dengan baik di Korea maupun di negara lain. Goblin berbeda dengan drama Korea pada umumnya, Goblin menerjang arus utama industri drama Korea yang biasanya menggunakan aktor atau aktris yang tampan dan cantik untuk menarik hati pemirsa. Tetapi drama ini justru menggunakan pemain dan cerita yang sangat sederhana namun juga unik.

Drama ini benar-benar menunjukkan sisi lain dari kisah cinta sepasang dua manusia. Biasanya pasangan dalam drama begitu serasih dan mesra, tetapi dalam drama ini kita bisa melihat bahwa perbedaan adalah sesuatu yang indah. Tidak ada agama tertentu yang ditonjolkan, tetapi Tuhan ada untuk setiap umatnya, hal itu yang dapat disimpulkan dari cerita ini. Bagi saya drama ini memiliki nasihat dan amanat yang sangat mendidik, juga memberikan semangat bagi semua orang yang menontonnya.

Sebagai contoh, Malaikat maut yang menjadi peran penting bagi drama ini membuat kita bersyukur dan menghilangkan jauh-jauh keinginan untuk bunuh diri. Pada salah satu adegan saat malaikat maut laki-laki berbicara dengan malaikat maut perempuan yang dulunya merupakan dayang yang menghidangkan obat untuk raja dan raja itu adalah malaikat maut itu sendiri.

”Apa kau tahu dosa besar apa yang kita lakukan sehingga kita menjadi malaikat maut yang tidak mati juga dan tidak hidup, tetap makan tetapi tidak terlihat, mencabut nyawa orang dan mengantarkannya ke alam baka?”, Malaikat maut perempuan itu menggelengkan kepala yang berarti tidak tahu, Lalu jawaban malaikat maut laki-laki yang saat hidupnya menjadi raja itu menjawab: ”Karena kita meng-akhiri nyawa kita sendiri, karena itu Tuhan menghukum kita dengan melihat bagaimana manusia hidup dan melihat berbagai kematian, agar kita menghargai nama dan kehidupan yang dulu kita punya.”

Dari semua itu saya dapat mengambil kesimpulan bahwa kehidupan penuh dengan perbedaan sehingga jangan pernah membencinya. Kehidupan merupakan hal yang berharga, nama yang kita dapatkan dari orang tua kita dengan penuh doa dan harapan yang baik, apakah kita akan menyia-nyiakan hal yang dilakukan orang tua? Hanya karena kesalahan kita dalam memandang masalah dan menganggap diri sendiri yang selalu benar.

Kehidupan adalah rangkaian masalah manusia. Jangan pernah putus asa karena orang sukses adalah orang yang menyelesaikan masalah. Kita bukanlah produk masal yang diciptakan tanpa tujuan, tapi kita adalah manusia yang memiliki pemikiran dan dapat mengubah dunia. Kehidupan membuat kita belajar bagaimana cara menghargai orang lain, dan apa saja yang dimilikinya. Apapun kesalahan dan masalah percayalah bahwa ada pengampunan dari Tuhan. Dengan kesederhanaan maka semua itu akan melengkapi kehidupan. Anak remaja sangat membutuhkan kata-kata motivasi dalam menemukan jati dirinya untuk membuatnya kuat dalam mengahadapi dunia baru. Dengan kata-kata yang memotivasi dan memberikan semangat kelak remaja Indonesia bisa diharapkan untuk memimpin.

Seharusnya drama Korea Goblin ini menjadi pelajaran berharga untuk industri sinetron yang ada di Indonesia. Bukankah seharusnya kita membuat cerdas bangsa Indonesia dengan tontonan yang mendidik dan bermanfaat. Apalagi saat ini di media sosial Facebook sedang gempar dengan siaran langsung bapak-bapak yang mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Tindakan tersebut sungguh merupakan perbuatan yang tidak bermoral apalagi kebanyakan pengguna Facebook di Indonesia adalah remaja.

Semoga apa yang saya tulis disini dapat bermanfaat dan memotivasi semua orang yang membacanya. Jangan pernah lupa bahwa jati diri kita adalah bangsa Indonesia maka jadilah remaja yang membanggakan. Lakukan yang terbaik untuk perubahan yang baik bagi bangsa Indonesia yang kita cintai.

Related Projects
X

Bagi konten ini dengan kawan

Hi, konten ini mungkin menarik untukmu: DRAMA GOBLIN: REMAJA MEMBUTUHKAN MOTIVASI UNTUK MENEMUKAN JATI DIRI!
Buka tautan berikut:
https://berisik.id/deretan-karya/drama-goblin-remaja-membutuhkan-motivasi-untuk-menemukan-jati-diri/