JUARA “HIT LIKE A GIRL”, DRUMMER MUDA ASAL YOGYAKARTA WAKILI INDONESIA DI PASIC

 In Rilis
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Calsey bersaing dengan lebih dari 700 peserta dari berbagai penjuru dunia sebelum akhirnya dipilih sebagai juara di kategori 18 Tahun Plus.

calsey-feature
Dok. Redaksi

Usianya baru 18 tahun, tetapi skill-nya ketika menggebuk drum sudah melebihi usia remajanya. Namanya Calsey Tory. Sedari kecil, kesukaannya akan drum memang sudah terlihat. Bersama band rock asal Yogyakarta, Captain Jack, Calsey terus mengasah kemampuannya, bahkan beberapa musisi dunia juga turut mengakui kemampuannya sebagai drummer. Hingga beberapa waktu lalu, Calsey berhasil menjuarai kompetisi drum “Hit Like a Gril”. Pada kompetisi internasional itu, Calsey telah berhasil menyisihkan ribuan peserta lain yang berpartisipasi dari seluruh penjuru dunia.

“Enggak nyangka sih bisa jadi juara, apalagi dinilai langsung sama drummer idola luar negeri seperti Senri Kawaguchi. Pas pengumuman kan ditelepon subuh, jadi aku bangun jam empat pagi. Pas ditelepon panitia, aku kaget karena kiranya mereka mau wawancara soal karya, tapi malah memberi tahu jadi juara. Sampai sekarang masih enggak percaya,” katanya ketika ngobrol santai di kafe Bilangan, Jalan Mangkubumi.

“Hit Like a Girl” merupakan salah satu kompetisi internasional yang diikuti oleh perempuan dari berbagai seluruh penjuru dunia. Tahun ini, sudah ke-7 kalinya kompetisi ini diselenggarakan. Tidak mengherankan jika peminatnya pun sudah begitu banyak dan menjadikan kompetisi ini memiliki banyak kategori. Penjuriannya dilakukan secara online. Setiap peserta wajib mengunggah kebolahannya menggebuk drum di channel YouTube masing-masing. Calsey membawakan “Gaia” dari Kaz Rodriguez yang berhasil mengantarkannya sebagai juara di kategori Drummer 18 tahun plus.

“Pesertanya lebih dari 700, ada banyak regional soalnya. Regional China, misalnya, 700 lebih. Belum lagi dari Meksiko, Amerika, dan lain-lain. Bisa lebih, lah. Makanya sampai sekarang masih enggak percaya, seneng banget,” sambung drummer yang masih duduk di kelas 2 SMA ini.

Secara keseluruhan, gebukan drum Calsey memang luar biasa. Dimulai dari teknik, interpretasi, sound, maupun groove-nya memang sangat meyakinkan. Hal itu sangat jelas terlihat dari video yang diunggahnya di channel YouTube pribadinya. Selain itu, Ad lib (pengisian bebas dalam bar tertentu) yang dipilih Calsey pun terdengar begitu otentik. Yang tak kalah penting, dalam video yang berdurasi 4 menit 22 detik tersebut, Calsey sangat menikmati setiap gebukan drumnya.

“Aku ngulik ketukan drumnya sekitar dua bulan. Aku cari referensi dulu dari banyak drummer pro yang sudah meng-cover lagu itu, tapi bukan nyontek, untuk referensi saja,” sambungnya.

Setelah pengumuman juaranya pada kompetisi internasional tahunan tersebut, Calsey juga mendapat undangan untuk menghadiri Percussive Arts Society International Convention (PASIC) pada November 2018 mendatang di Indiana, Amerika Serikat. Ajang tesebut adalah pertemuan bagi para drummer seluruh dunia untuk berkumpul dan unjuk kebolehan. Calsey pun rencananya juga akan turut menampilkan kebolehannya bermain drum bersama dummer internasional seperti Mike Portnoy (Avenged Sevenfold, Transatlantic), Mike Mangini (Dream Theater), Pat Torpey (Mr.Big, The David Lee Roth Band), dan banyak drummer lainnya.

“Katanya, akomodasi pihak panitia yang menanggung. Ini kesempatan asyik karena bisa main bareng drummer idola. Senang banget. Sekarang persiapan sih latihan-latihan saja sambil deg-degan nunggu November,” katanya mengakhiri perbincangan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Simak yang lain Yuk!

X

Bagi konten ini dengan kawan

Hi, konten ini mungkin menarik untukmu: JUARA “HIT LIKE A GIRL”, DRUMMER MUDA ASAL YOGYAKARTA WAKILI INDONESIA DI PASIC!
Buka tautan berikut:
https://berisik.id/drummer-yogyakarta-juara-hit-like-girl-wakili-indonesia-ke-amerika/