MENGENAL LINGKUNGAN BERSAMA DEN HASAN, PENGGAGAS RUMAH BELAJAR ILALANG

 In Ngobrol
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Den Hasan | BERISIK.ID

Dok. Den Hasan

Sebagai penggagas Rumah Belajar Ilalang Den Hasan pernah dicurigai sebagai penculik anak, sampai pada akhirnya warga gotong – royong untuk program – program Rumah Belajar Ilalang. Berikut wawancara kami dengan Den Hasan.

Halo Den Hasan, apa kabar keluarga sehat? Ada kabar kalo kamu sedang sibuk mendongeng nih buat teman – teman kecil, boleh dijelasin aktifitas mendongengmu? Lalu kenapa harus dongeng sih yang kamu pilih? 

Alhamdulillah sehat, terimah kasih. Ya, satu tahun terakhir saya bersama teman – teman relawan Rumah Belajar Ilalang belajar mendongeng. Selain ikut melestarikan budaya tutur nusantara, kami melihat kondisi anak – anak sekarang kehilangan figur panutan. Melalui dongeng, menurut kami, adalah cara yang paling bisa diterima oleh anak-anak bahkan orang dewasa. Dari kota ke kota, kampung ke kampung kami bercerita tentang hal-hal sederhana yang mampu meninggalkan kesan pada anak.
 
Apa kabar Om Telolet Om di Jepara? Bener gak sih itu asal muasalnya dari teman – teman Jepara?
Hahaha. Kabar baik kali, ya? Sebenarnya bukan dari Jepara, kok. Di Jawa Timur sudah booming duluan oleh anak – anak. Yang bikin heboh di Jepara itu pemburu telolet yang menurut saya agak berlebihan hingga bikin kemacetan yang luar biasa, dan pelakunya dari anak – anak sampe orang dewasa. Mungkin itu, ya, yang bikin Jepara darurat telolet hehe.

Eh kamu kan yang mengelola Rumah Belajar Ilalang Jepara, ya? Sebagai apa di Rumah Belajar Ilalang ? Oh, sama siapa aja yang mengelola Rumah Belajar Ilalang?
Saya di Rumah Belajar Ilalang sebagai penggagas. Rumah Belajar Ilalang dikelola secara mandiri oleh pemuda Jepara yang peduli dengan pendidikan serta banyak dibantu oleh komunitas – komunitas Jepara.

Dok. Rumah Belajar Ilalang

Boleh dijelaskan, apa sih Rumah Belajar Ilalang ? Ngapain capek – capek bikin Rumah Belajar Ilalang ?

Rumah Belajar Ilalang adalah sebuah komunitas yang bergerak dalam akses baca bagi anak-anak. Dalam perjalanannya RBI berkembang menjadi ruang kreatif bagi siapa saja, namun masih dalam ruang lingkup anak-anak dan remaja. Bikin film, menanam, membatik dan bermusik menjadi beberapa kegiatan di RBI. Kami berfikir bahwa pendidikan tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah. Ini semacam tanggungjawab sosial kami sebagai buah dari pendidikan itu. Ilmu yang sedikit kami tahu berusaha semaksimal mungkin kami sampaikan. 
 
Apa aja sih program – program Rumah Belajar Ilalang? Mungkin bisa contohin 1 Program
Rumah belajar ilalang hadir untuk memerdekaan anak dalam belajar dan mencintai lingkungan sekitarnya. Selain meminjamkankan buku, kami banyak merespon apa yang ada lingkungan, belajar menulis, belajar musik dan mengulik kembali dolanan tradisional.
Satu program rutinan setiap tahun kami adalah olimpiade dolanan anak. Sebuah event kusus anak dan mengangkat dolanan anak sebagai media kolaborasi anak antar daerah.
 
Ke depan ada rencana bikin kegiatan apa, nih?
Masih tetap mengkonsistenkan program yang sudah ada seperti Lapak Baca di alun – alun, tenda dongeng, film sebagai media belajar dan karena sekarang RBI memiliki sawah, ke depan kami akan maksimalkan sawah ini menjadi kelas bagi anak-anak dalam mengenal asal muasal makanan yang ada di meja makannya.
 
Bagaimana respon warga atau target program Rumah Belajar Ilalang terkait program – programnya? Seperti apa biasanya mengajak warga atau target program untuk terlibat aktif?
Seperti kegiatan nirlaba pada umumnya. Ada sedikit pertentangan pada awal – awal karena ketidaktahuannya. Banyak yang menganggap RBI memanfatkan anak bahkan mencurigai sebagai penculik anak. Namun, karena mereka melihat manfaat yang ditunjukkan oleh anak-anak mereka sendiri, mereka menerima dan banyak membantu kegiatan kami.

Melalui ibu PKK dan bapak-bpak dalam kumpulan RT kami selalu mensosialisaikan kegiatan kami. Dari sana, masyarakat memilih sendiri peran terkait kegiatan yang akan kami laksanakan. Semisal ikut membatu membantu menyediakan SDA, bambu, lahan untuk kegiatan bahkan makanan untuk berkegiatan anak-anak.
 
Jepara kan terkenal dengan kota ukir, bagaimana pendapatmu dengan ini? Banyak juga anak muda yang terlibat dalam aktifitas ukir kah ?
Secara umum iya, tapi jepara lebih dari kota ukir. Banyak industri kreatif yang berkembang baik. Ada tenun, geraba, monel, rotan, konveksi dan lain-lain.
Ukir berkembang pesat di kecamaan tahunan. Di sana, ukir sudah menjadi sebuah kebudayaan yang tanpa diajarkan anak-anak yang tumbuh remaja secara naluri langsung bisa memainkan alat ukir (Tatah). Namun hari ini mulai digerogiti dengan adanya pabrik-pabrik besar yang menawarkan kecepatan mendapatkan upah.
 
Sekarang kan lagi ramai nge-vlog nih di kalangan anak muda, ngikutin gak? Kalau ngikutin apa pendapatmu terhadap fenomena vlog?
Secara pasif iya… Karena sampai sekarang tidak punya vlog pribadi. Hahahaha. Sebenarnya luar biasa, teknologi sudah memberikan ruang tanpa batas untuk mempublikasikan apapun ke khalayak. Namun tren yang seharusnya bisa menyuarakan hal-hal inovatif dan inspiratif banyak digunakan menjadi media hahihu saja dan justru yang seperti itu yang banyak pengikutnya. Entah lah… Hehehe
 
Penutup, mau nyampaikan sesuatu kepada kawan – kawan remaja ?
Kenali lingkunganmu, kenali leluhurmu maka akan kamu kenali dirimu. (Membingungkan ya…. Hehehe)

Kenal lebih dekat dengan kawan – kawan Rumah Belajar Ilalang melalui website mereka dibawah http://www.rumahbelajarilalang.org

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Simak yang lain Yuk!

X

Bagi konten ini dengan kawan

Hi, konten ini mungkin menarik untukmu: MENGENAL LINGKUNGAN BERSAMA DEN HASAN, PENGGAGAS RUMAH BELAJAR ILALANG!
Buka tautan berikut:
https://berisik.id/mengenal-lingkungan-bersama-den-hasan-penggagas-rumah-belajar-ilalang/