PELAJARAN BERHARGA YANG TAK PERNAH TERTULISKAN SEBELUMNYA

 In Ulasan
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
pelajaran-berharga-1
Dok. Facebook

“Kamu harus nonton film ini.” “ini adalah salah satu film terbaik Indonesia.” Begitu kata beberapa teman yang sudah menyaksikan film ini secara langsung dalam pagelaran festival film di Yogyakarta pada akhir tahun 2016. Karena pada saat itu saya tidak bisa hadir meyaksikan, maka kunantikanlah pemutarannya di bioskop terdekat setelah ku mendengar kabar bahwa “Istirahatlah kata kata” akan diputar.

Tak perlu menunggu lama, pada hari pertama pemutaran diriku langsung menuju ke bioskop terdekat bersama teman – teman lain untuk nobar (nonton bareng) film ini. Sekitar 90 menit, ku merasa dibawa dalam perasaan gelisah. Bagaimana rasa menjadi seorang yang terperangkap dalam rasa takut. Dalam film ini diceritakan sang Penyair (Wiji Thukul) sedang melarikan diri dari kejaran rezim orde baru. Dimana pada saat itu harus berhati – hati dalam berucap atau berkarya apalagi kalau sudah menyengol pemerintah, alih – alih pulang bisa tinggal nama.

Secara sederhana sang sineas Yosep Anggi Noen menyajikan sosok Wiji Thukul yang harus berpindah pindah tempat sembunyi karena namanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Karya – karyanya dianggap memprovokasi massa untuk menggulingkan rezim Orde Baru. Pontianak menjadi tempat pilihan Wiji bersembunyi, meninggalkan istri dan kedua anaknya di Solo, merelakan sebagian besar waktu hidupnya dengan kekhawatiran.

Bisa dipastikan hampir sebagian penonton beranggapan film ini tidak jauh dari tema puitis. Secara kesatuan karya Istirahatlah Kata – Kata memang puitis dari aspek teknik dan substansinya sebagai karya audio visual. Selain narasi puisi sang penyair jujur ini yang dipaparkan dari awal hingga akhir film, adalah gaya pengambilan gambar yang hampir selalu statis sehingga kita dibawa untuk memperhatikan apa saja yang berolah rasa dalam bidikan sempit ini.

Ironi, ya hal ini lah yang dimainkan dalam film ini. Keheningan sebagai sajian utama pembuka dan penutup. Gelisah yang terjadi saat menonton hingga merubah posisi duduk saya untuk kesekian kali karena mencoba untuk menerka apa isi kepala para tokohnya. Namun, terkadang saya agak terganggu dengan cara berbicara Wiji Thukul di film ini dengan kecelatannya yang menurut saya berlebihan disajikan.

Sisi kemanusaian dalam design dan naskah yang diberikan film ini pun menjadi penekanan bahwa ini adalah pelajaran yang berharga yang tak pernah tertuliskan sebelumnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Simak yang lain Yuk!

X

Bagi konten ini dengan kawan

Hi, konten ini mungkin menarik untukmu: PELAJARAN BERHARGA YANG TAK PERNAH TERTULISKAN SEBELUMNYA!
Buka tautan berikut:
https://berisik.id/pelajaran-berharga-yang-tak-pernah-tertuliskan-sebelumnya/